Label

Selasa, 30 September 2014

BUSSINES TO CONSUMENT

Bisnis e-commerce mulai tumbuh dengan cepat sejak tahun 1998. Pada awal pertumbuhannya tipe bisnis ini hanya melingkupi bidang business-to-consumer (B2C) e-commerce.

DEFINISI
Suatu proses yang terjadi apabila suatu perusahaan atau organisasi menjual produk atau jasa pada pelanggan-nya melalui jaringan internet (secara online).
Menurut Munir Fuady, Business to Consumer (B2C) adalah transaksi ritel dengan pembeli individual.
Menurut Onno W. Purbo, Business to Consumer (B2C) adalah mekanisme toko online (elektronic  shopping mall), yaitu transaksi antara e-merchant dengan e-customers.

Karakteristik
  • Terbuka untuk umum, dimana informasi disebarkan untuk umum.
  • Servis yang diberikan bersifat umum dengan mekanisme yang dapat digunakan oleh banyak orang, contohnya: karena sistem WEB sering digunakan maka servis diberikan dengan menggunakan basis WEB.
  • Servis diberikan berdasarkan permohonan .  dalam kondisi ini, customers memberikan suatu ide (inisiatif) dan produser harus siap memberikan respon sesuai dengan permohonan.
  • Transaksi sederhana
Perkembangan Business to Consumer (B2C)

Pada awalnya Internet belum menyediakan layanan untuk bertransaksi dengan konsumen. Pada tahun 1984, diciptakan sistem transaksi perbankan secara online oleh AT&T, tetapi tidak berhasil dikarenakan infrastruktur yang tidak memadai. Pada tahun 2000 diperkenalkan situs belanja online yang bernama Amazon.com.. Setelah saat itu, mulai banyak bermunculan situs-situs belanja/transaksi online yang mengusung prinsip Business to Consumer (B2C).

Tantangan Utama dalam Business to Consumer (B2C)
  1. Membangun privasi dan kepercayaan pada konsumen
  2. Menciptakan ketergantungan dan loyalitas
  3. Kelengkapan, keragaman dan ketersediaan barang dan jasa.
Pelayanan Business to Consumer (B2C)
  1. Memuat contoh produk yang dijual beserta informasinya.
  2. Melakukan transaksi penjualan barang.
  3. Melakukan transaksi pembayaran barang.
  4. Melakukan transaksi pengiriman barang.
  5. Membuat berita-berita terbaru tentang produk.
  6. Menginformasikan lokasi penjualan dan layanan.
  7. Memberikan service secara lengkap.
Produk Business to Consumer (B2C)

1. Produk Digital (Soft Goods), seperti lagu, album, film, program komputer, update dan jasanya
2. Produk Fisik (Hard Goods)merupakan suatu produk yang tidak dapat dikonsumsi sesegera mungkin (secara langsung) setelah diunduh. Contoh: DVD, kaset dan lain sebagainya.  
Klasifikasi Business to Consumer (B2C)

Secara umum, tipe Business to Consumer (B2C) terbagi menjadi 4 klasifikasi, yaitu:
- Auction Store
Tempat untuk memberikan pelayanan dalam bidang perdagangan,. Misalnya untuk pengiklanan produk perusahaan, cara pembayaran dan sebagainya. Contoh: www.ebay.com , www.swinde.com
- Online Store
Tempat untuk menjual atau membeli secara digital dengan memilih, memesan barang lewat internet tanpa harus bertatap muka dengan penjual secara langsung maupun barang yang ingin dibeli. Contoh: www.Amazon.com , www.tokopedia.com
- Online Service
Tempat untuk meminta informasi dan service lain dari perusahaan dengan cepat dan mudah atau dapat melakukan proses jual beli, misalnya jasa tiket perjalanan, jasa service dan lain-lain. Contoh: www.wotif.com , www.airasia.com , www.bliztmegaplex.com
- Other Service
Layanan yang menyediakan fasilitas untuk penjualan produk dan jasa diluar klasifikasi yang telah dijabarkan sebelumnya. Contoh:  www.kaskus.us , www.facebook.com
 Keuntungan dan Kerugian/Kelemahan Business to Consumer (B2C)
  • Keuntungan Business to Consumer (B2C) bagi company atau perusahaan adalah:
  1. Dapat mempromosikan produk mereka secara luas.
  2. Dapat melayani transaksi selama 24 jam penuh tanpa terganggu waktu libur ataupun break.
  3. Dapat langsung berinteraksi dengan customers tanpa perantara.
  4. Dapat meminimalkan cost yang dikeluarkan.
  • Keuntungan Business to Consumer (B2C) bagi customers adalah:
  1. Dapat melakukan pembelanjaan dengan mudah.
  2. Memiliki banyak pilihan dan waktu utnuk menentukkan yang disukai.
  • Kelemahan
  1. Produk yang kita order tidak dapat kita lihat secara langsung dan kita teliti (periksa) lebih lanjut.
  2. Produk yang kita lihat di website, terkadang tidak sesuai seperti aslinya. Maksudnya ada perbedaan bentuk, warna, ukuran dan lain sebagainya.   
http://en.wikipedia.org/wiki/E-commerce         
http://ridhozulandra.blogspot.com/2012/09/business-to-consumer.html
https://meochan11.wordpress.com/2011/12/25/business-to-consumer-b2c/
http://k-dew.blogspot.com/2010/01/pengertian-b2b-b2c-c2cb2b2cb2e-dalam.html                                                     

    PASAR ELEKTRONIK (E-COMMERCE)


    PASAR ELEKTRONIK

    Pasar elektronik (e-commerce) adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll. 
    Dua tipe umum e-commerce:
    1.      business-to-consumer (B2C) : transaksi online terjadi antara perusahaan dengan konsumen individual
    2.      business-to-business (B2B): perusahaan melakukan transaksi online dengan perusahaan

    tantangan e-commerce

             Keamanan

             Kepercayaan dan resiko

             SDM

             Model bisnis

             Budaya 

             Otentikasi user dan belum tersedianya public key infrastructure

             Masalah organisasi 

             Penipuan

             Akses Internet yang lambat

             Permasalahan hukum/legalitas



    Keuntungan e-commerce :

    1.      Bagi perusahaan

    ·         Jangkauan global

    ·         Pengurangan biaya operasi

    ·         Perbaikan rantai pasokan

    ·         Model bisnis baru

    ·         time-to-market

    ·         Biaya komunikasi/koordinasi lebih rendah

    ·         Efisiensi pengadaan

    ·         Meningkatkan hubungan dengan konsumen

    ·         Informasi yang up-to-date

    ·         Tidak harus membayar pajak/biaya usaha fisik

    2.      Bagi konsumen

    ·         “Dimana saja – kapan saja”

    ·         Lebih banyak pilihan produk dan jasa

    ·         Harga lebih murah

    ·         Pengiriman/pe- nyampaian segera

    ·         Ketersediaan informasi 

    Kekurangan e-commerce :
    ·      1. Penipuan dengan cara pencurian identitas dan membohongi pelanggan.
    ·      2. Hukum yang kurang berkembang dalam bidang e-commerce ini.
    ·      3. Perlunya keahlian komputer
        Tanpa menguasai keahlian computer, mustahil konsumen dapat berpartisipasi dalam                  e-commerce. Pengetahuan dasar computer diperlukan, antara lain pengetahuan mengenai internet dan web.
    ·      4. Biaya tambahan untuk mengakses internet
       Untuk ikut serta dalam e-commerce dibutuhkan koneksi internet yang tentu saja menambah pos        pengeluaran bagi konsumen.
    ·      5. Risiko bocornya privasi dan data pribadi
    Segala hal mungkin terjadi saat konsumen mangakses internet untuk menjalankan ¬ e-commerce, termasuk risiko bocornya data pribadi karena ulah orang lain yang ingin membobol sistem.

    sumber : buahilmu.wordpress.com
      Chaudhury, Abijit & Jean-Pierre Kuilboer (2002), e-Business and e-Commerce Infrastructure, McGraw-Hill, ISBN 0-07-247875-6

    Kamis, 18 September 2014

    PENGANTAR E-BUSSINES

    ENGANTAR E-BUSSINES

     

     E - Business ?

    E-business (Inggris: Electronic Business, atau “E-business”) dapat diterjemahkan sebagai kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dan semiotomatis dengan  menggunakan sistem informasi komputer. Istilah e-business pertama kali diperkenalkan oleh Lou Gerstner, seorang CEO perusahaan IBM ini, sekarang merupakan bentuk kegiatan bisnis yang dilakukan dengan menggunakan teknologi Internet. E-business memungkinkan suatu  perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data internal dan eksternal mereka secara lebih efisien dan fleksibel. E-business juga banyak dipakai untuk berhubungan dengan suplier dan mitra bisnis perusahaan, serta memenuhi permintaan dan melayani kepuasan pelanggan secara lebih baik. E–Business (Electronic Business) merupakan interaksi eksternal organisasi dengan para pemasok, pelanggan, investor, kreditor pemerintah, dan media massa juga termasuk penggunaan teknologi informasi untuk mendesain kembali proses internalnya.

    Berikut ini merupakan gambar ruang lingkup e-Business


    keunggulan dan manfaat e-Business !


    Dalam mengimplementasikan konsep e-business, terlihat jelas bahwa meraih keunggulan  kompetitif  (competitive  advantage)  jauh  lebih  mudah dibandingkan mempertahankannya. Secara teoritis hal tersebut dapat dijelaskan karena adanya karakteristik sebagai berikut:
    ·        Pada level operasional, yang terjadi dalam e-business adalah restrukturisasidan redistribusi dari bit-bit digital (digital management), sehingga mudah sekali bagi perusahaan untuk meniru model bisnis dari perusahaan lain yang telah sukses;
    ·        Berbeda  dengan  bisnis  konvensional  dimana  biasanya  sebuah  kantor beroperasi 8 jam sehari, di dalam e-business (internet), perusahaan harus mampu melayani pelanggan selama 7 hari seminggu dan 24 jam sehari,karena jika tidak maka dengan mudah kompetitor akan mudah menyaingiperusahaan terkait;
       Berjuta-juta individu (pelanggan) dapat berinteraksi dengan berjuta-juta perusahaan  yang  terkoneksi  di  internet,  sehingga  sangat  mudah  bagi mereka untuk pindah-pindah perusahaan dengan biaya yang sangat murah (rendahnya switching cost);
           Fenomena jejaring (internetworking) memaksa perusahaan untuk bekerja sama dengan berbagai mitra bisnis untuk dapat menawarkan produk atau jasa secara  kompetitif, sehingga  kontrol  kualitas, harga, dan kecepatan penciptaan sebuah produk atau jasa kerap sangat ditentukan oleh faktor-faktor luar yang tidak berada di dalam kontrol perusahaan; dan
         Mekanisme  perdagangan  terbuka  dan  pasar  bebas  (serta  teori  perfect competition) secara tidak langsung telah terjadi di dunia internet, sehingga seluruh  dampak  atau  dalil-dalil  sehubungan  dengan  kondisi  market semacam itu berlaku terjadi di dunia maya.

     pengaruh perkembangan TI terhadap e-Business

    Peranan teknologi informasi akan sangat penting untuk kegiatan transaksi baik rutin, periodik, maupun insidental dan menyediakan banyak informasi dengan cepat dan tepat. Pengaruh dan peranan TI terhadap perkembangan bisinis online di antaranya adalah:

    1. TI yang dapat memudahkan penyebaran informasi mampu
    Mengembangkan bisnis online ke berbagai wilayah di dunia. seperti e-commerce yang digunakan oleh perusahaan penjual buku, musik, video,permainan dan barang elektronik

    2. Banyaknya tenaga ahli dalam bidang TI juga membantu menumbukan bisnis online di internet.
    Dengan banyaknya tenaga ahli dalam bidang TI, bisnis online banyak mengalami perbaikan sistem. Bisnis online tadinya sangat rentan dengan penyadapan kartu kredit yang menyebabkan ketidaktertarikan konsumen terhadap bisnis ini. Namun dengan adanya perbaikan sistem, maka kerahasiaan identitas konsumen pun lebih terjamin. Konsumen dapat kembali percaya membeli keperluannya di perusahaan bisnis online.

     3. Bisnis online banyak digemari karena fleksibilitasnya.
                Seseorang tidak harus berada di tokonya untuk menunggu pelanggan, namun dengan komputer dan konektivitasnya sudah dapat menjual produknya ke seluruh negara. Pembeli pun tidak harus capek-capek keluar untuk membeli keperluannya, karena dengan hanya membeli secara online, barang pembeliannya bisa diantar langsung ke rumahnya.

     Koneksi internet yang semakin mudah dan terjangkau akibat kemajuan TI juga menyebabkan kemakmuran di bisnis online.

    -       Apa saja manfaat e-Business bagi perusahaan dan berikan contoh bagaimana penerapannya pada perusahaan-perusahaan di Indonesia 

    Manfaat e-Business bagi perusahaan Indonesia :
    a. memberikan alternatif dan efisiensi ruang dan waktu dalam proses pengimplementasian dari semua perancangan yang telah di buat dan proses kinerja tiap karyawan terutama dalam unit perusahaann yang sangat besar yang tersebar di banyak wilayah.
    b.  mempercepat proses bisnis dan menghilangkan atau mengurangi kesalahan-kesalahan yang menyebabkan kerugian seperti inkonsistensi data diantara unit-unit dalam perusahaan.
    c.   meningkatkan produktivitas di area supply chain, manufacturing dan pengadaan produk.
    d.     meningkatkan pelayanan kepada customers yang semakin memperkuat daya saing karena tingkat penggunaaan media internet oleh customers di Indonesia yang begitu besar.
    e.   membantu perusahaan mempercepat development dan mensimulasikan peluang bisnis baru.

    Contoh penerapan konsep e-Business perusahaan di Indonesia :
    a.        PT Allianz Utama Indonesia
    Perseroan ini bergerak di bidang asuransi. Berbagai macam bentuk persaingan yang sudah berkembang di industri asuransi di Indonesia. PT Allianz mulai menerapkan konsep e-Business dalam perusahaannya yang berusaha mengoptimalkan kinerja bisnisnya yaitu melakukan terobosan baru dengan mengimplementasikan e-Partner Application.
    e-Partner Application adalah aplikasi e-Business berbasis teknologi client server dengan penggunaan relational database SQL Server 2008 dan Windows Server 2008 untuk menghubungkan semua channel distribusi secara online real-time yang terintegrasi dengan semua ekosistem TI Asuransi Allianz Utama Indonesia.
    Terobosan ini memiliki tujuan nyata dalam mendukung time to market yang lebih cepat yaitu kecepatan dalam peluncuran produk ke pasar, bisa complaint dengan regulasi ataupun standar industri, pelayanan yang lebih baik kepada nasabah melalui operational excellence, mengurangi kompleksitas proses kerja dan Total cost of Ownership dan mewujudkan sistem yang standar sesuai dengan tuntutan regulasi dan industri serta dalam proses mencetak, menerbitkan dan mengirimkan polis ke nasabah yang sebelumnya dalam hitungan hari sekarang bisa diselesaikan dalam hitungan menit.
    Penggunaan e-Partner lebih mengarah ke konteks strgategi bukan pemanfaatan TI semata karena lebih mengacu pada Allianz Global IT Strategy. Ada 3 pilar strategy yaitu revunue yang didasarkan pada konektivitas dengan pelanggan, profitabilitas yang didasarkan pada integrasinya dengan para mitra bisnis, dan produktivitas yang didasarkan pada pemberdayaan karyawan.
    Bukti dari penggunaan konsep e-Business semakin diperbaharui yang mengikuti arus perkembangan IT telah berhasil meningkatkan produksi 158,6% di atas target awal (Rp. 75 miliar menjadi Rp. 119,2 miliar) dan penambahan 13,22% kontribusi dari Total Gross written Premium 2007 serta telah menjadi 3ST Winner dalam Indonesia Best E-Corp 2009.
           (Sumber : Majalah SWA Sembada Edisi Januari 2010 

    http://e-business-fti.blogspot.com/2013/01/pengantar-e-bussiness.html
    http://yudi4jh.blogspot.com/2012/11/pengantar-e-bisnis.html
    http://kristianandi77.blogspot.com/2011/11/pengantar-e-business-model-pengaruh.html

    SEBUAH CINTA YANG ISTIMEWA UNTUK SESEORANG YANG LUAR BIASA


    Namanya BAI FANG LI. Pekerjaannya adalah seorang tukang becak. Seluruh hidupnya dihabiskankan di atas sadel becaknya, mengayuh dan mengayuh untuk memberi jasanya kepada orang yang naik becaknya. Mengantarkan kemana saja pelanggannya menginginkannya, dengan imbalan uang sekedarnya.Tubuhnya tidaklah perkasa. Perawakannya malah tergolong kecil untuk ukuran becaknya atau orang-orang yang menggunakan jasanya. Tetapi semangatnya luar biasa untuk bekerja. Mulai jam enam pagi setelah melakukan rutinitasnya untuk bersekutu dengan Tuhan. Dia melalang dijalanan, di atas becaknya untuk mengantar para pelanggannya. Dan ia akan mengakhiri kerja kerasnya setelah jam delapan malam.Para pelanggannya sangat menyukai Bai Fang Li, karena ia pribadi yang ramah dan senyum tak pernah lekang dari wajahnya. Dan ia tak pernah mematok berapa orang harus membayar jasanya. Namun karena kebaikan hatinya itu, banyak orang yang menggunakan jasanya membayar lebih. Mungkin karena tidak tega, melihat bagaimana tubuh yang kecil malah tergolong ringkih itu dengan nafas yang ngos-ngosan (apalagi kalau jalanan mulai menanjak) dan keringat bercucuran berusaha mengayuh becak tuanya.Bai Fang Li tinggal disebuah gubuk reot yang nyaris sudah mau rubuh, di daerah yang tergolong kumuh, bersama dengan banyak tukang becak, para penjual asongan dan pemulung lainnya. Gubuk itupun bukan miliknya, karena ia menyewanya secara harian. Perlengkapan di gubuk itu sangat sederhana. Hanya ada sebuah tikar tua yang telah robek-robek dipojok-pojoknya, tempat dimana ia biasa merebahkan tubuh penatnya setelah sepanjang hari mengayuh becak.Gubuk itu hanya merupakan satu ruang kecil dimana ia biasa merebahkan tubuhnya beristirahat, diruang itu juga ia menerima tamu yang butuh bantuannya, diruang itu juga ada sebuah kotak dari kardus yang berisi beberapa baju tua miliknya dan sebuah selimut tipis tua yang telah bertambal-tambal. Ada sebuah piring seng comel yang mungkin diambilnya dari tempat sampah dimana biasa ia makan, ada sebuah tempat minum dari kaleng.Dipojok ruangan tergantung sebuah lampu templok minyak tanah, lampu yang biasa dinyalakan untuk menerangi kegelapan di gubuk tua itu bila malam telah menjelang.Bai Fang Li tinggal sendirian digubuknya. Dan orang hanya tahu bahwa ia seorang pendatang. Tak ada yang tahu apakah ia mempunyai sanak saudara sedarah. Tapi nampaknya ia tak pernah merasa sendirian, banyak orang yang suka padanya, karena sifatnya yang murah hati dan suka menolong. Tangannya sangat ringan menolong orang yang membutuhkan bantuannya, dan itu dilakukannya dengan sukacita tanpa mengharapkan pujian atau balasan.Dari penghasilan yang diperolehnya selama seharian mengayuh becaknya, sebenarnya ia mampu untuk mendapatkan makanan dan minuman yang layak untuk dirinya dan membeli pakaian yang cukup bagus untuk menggantikan baju tuanya yang hanya sepasang dan sepatu bututnya yang sudah tak layak dipakai karena telah robek. Namun dia tidak melakukannya, karena semua uang hasil penghasilannya disumbangkannya kepada sebuah Yayasan sederhana yang biasa mengurusi dan menyantuni sekitar 300 anak-anak yatim piatu miskin di Tianjin. Yayasan yang juga mendidik anak-anak yatim piatu melalui sekolah yang ada.Hatinya sangat tersentuh ketika suatu ketika ia baru beristirahat setelah mengantar seorang pelanggannya. Ia menyaksikan seorang anak lelaki kurus berusia sekitar 6 tahun yang yang tengah menawarkan jasa untuk mengangkat barang seorang ibu yang baru berbelanja. Tubuh kecil itu nampak sempoyongan mengendong beban berat dipundaknya, namun terus dengan semangat melakukan tugasnya. Dan dengan kegembiraan yang sangat jelas terpancar dimukanya, ia menyambut upah beberapa uang recehan yang diberikan oleh ibu itu, dan dengan wajah menengadah ke langit bocah itu berguman, mungkin ia mengucapkan syukur pada Tuhan untuk rezeki yang diperolehnya hari itu.Beberapa kali ia perhatikan anak lelaki kecil itu menolong ibu-ibu yang berbelanja, dan menerima upah uang recehan. Kemudian ia lihat anak itu beranjak ketempat sampah, mengais-ngais sampah, dan waktu menemukan sepotong roti kecil yang kotor, ia bersihkan kotoran itu, dan memasukkan roti itu kemulutnya, menikmatinya dengan nikmat seolah itu makanan dari surga.Hati Bai Fang Li tercekat melihat itu, ia hampiri anak lelaki itu, dan berbagi makanannya dengan anak lelaki itu. Ia heran, mengapa anak itu tak membeli makanan untuk dirinya, padahal uang yang diperolehnya cukup banyak, dan tak akan habis bila hanya untuk sekedar membeli makanan sederhana.“Uang yang saya dapat untuk makan adik-adik saya” jawab anak itu.“Orang tuamu dimana?” tanya Bai Fang Li.“Saya tidak tahu, ayah ibu saya pemulung. Tapi sejak sebulan lalu setelah mereka pergi memulung, mereka tidak pernah pulang lagi. Saya harus bekerja untuk mencari makan untuk saya dan dua adik saya yang masih kecil” sahut anak itu.Bai Fang Li minta anak itu mengantarnya melihat ke dua adik anak lelaki bernama Wang Ming itu. Hati Bai Fang Li semakin merintih melihat kedua adik Wang Fing, dua anak perempuan kurus berumur 5 tahun dan 4 tahun. Kedua anak perempuan itu nampak menyedihkan sekali, kurus, kotor dengan pakaian yang compang camping.Bai Fang Li tidak menyalahkan kalau tetangga ketiga anak itu tidak terlalu perduli dengan situasi dan keadaan ketiga anak kecil yang tidak berdaya itu, karena memang mereka juga terbelit dalam kemiskinan yang sangat parah, jangankan untuk mengurus orang lain, mengurus diri mereka sendiri dan keluarga mereka saja mereka kesulitan.Bai Fang Li kemudian membawa ke tiga anak itu ke Yayasan yang biasa menampung anak yatim piatu miskin di Tianjin. Pada pengurus yayasan itu Bai Fang Li mengatakan bahwa ia setiap hari akan mengantarkan semua penghasilannya untuk membantu anak-anak miskin itu agar mereka mendapatkan makanan dan minuman yang layak dan mendapatkan perawatan dan pendidikan yang layak.Sejak saat itulah Bai Fang Li menghabiskan waktunya dengan mengayuh becaknya mulai jam 6 pagi sampai jam delapan malam dengan penuh semangat untuk mendapatkan uang. Dan seluruh uang penghasilannya setelah dipotong sewa gubuknya dan pembeli dua potong kue kismis untuk makan siangnya dan sepotong kecil daging dan sebutir telur untuk makan malamnya, seluruhnya ia sumbangkan ke Yayasan yatim piatu itu. Untuk sahabat-sahabat kecilnya yang kekurangan.Ia merasa sangat bahagia sekali melakukan semua itu, ditengah kesederhanaan dan keterbatasan dirinya. Merupakan kemewahan luar biasa bila ia beruntung mendapatkan pakaian rombeng yang masih cukup layak untuk dikenakan di tempat pembuangan sampah. Hanya perlu menjahit sedikit yang tergoyak dengan kain yang berbeda warna. Mhmmm… tapi masih cukup bagus… gumannya senang.Bai Fang Li mengayuh becak tuanya selama 365 hari setahun, tanpa perduli dengan cuaca yang silih berganti, ditengah badai salju turun yang membekukan tubuhnya atau dalam panas matahari yang sangat menyengat membakar tubuh kurusnya.“Tidak apa-apa saya menderita, yang penting biarlah anak-anak yang miskin itu dapat makanan yang layak dan dapat bersekolah. Dan saya bahagia melakukan semua ini,” katanya bila orang-orang menanyakan mengapa ia mau berkorban demikian besar untuk orang lain tanpa perduli dengan dirinya sendiri.Hari demi hari, bulan demi bulan dan tahun demi tahun, sehingga hampir 20 tahun Bai Fang Li menggenjot becaknya demi memperoleh uang untuk menambah donasinya pada yayasan yatim piatu di Tianjin itu.Saat berusia 90 tahun, dia mengantarkan tabungan terakhirnya sebesar RMB 500 (sekitar 650 ribu Rupiah) yang disimpannya dengan rapih dalam suatu kotak dan menyerahkannnya ke sekolah Yao Hua.Bai Fang Li berkata “Saya sudah tidak dapat mengayuh becak lagi. Saya tidak dapat menyumbang lagi. Ini mungkin uang terakhir yang dapat saya sumbangkan” katanya dengan sendu. Semua guru di sekolah itu menangis.Bai Fang Li wafat pada usia 93 tahun, ia meninggal dalam kemiskinan.Sekalipun begitu, dia telah menyumbangkan disepanjang hidupnya uang sebesarRMB 350.000 (kurs 1300, setara 455 juta Rupiah jika tidak salah) yang dia berikan kepada Yayasan yatim piatu dan sekolah-sekolah di Tianjin untuk menolong kurang lebih 300 anak-anak miskin.

    anak titipan tuhan yang mempunyai kelebihan luar biasa

    Kecerdasan atau yang biasa dikenal dengan IQ (bahasa Inggris: intelligence quotient) adalah istilah umum yang digunakan untuk menjelaskan sifat pikiran yang mencakup sejumlah kemampuan, seperti kemampuan menalar, merencanakan, memecahkan masalah, berpikir abstrak, memahami gagasan, menggunakan bahasa, dan belajar.

    MENSA adalah organisasi untuk orang-orang yang mempunyai IQ tinggi. Syarat satu-satunya untuk menjadi anggota MENSA adalah calon anggota mesti berada di 2% peringkat teratas dalam ujian kepandaian yang telah disetujui.

    GREGORY SMITH



    prestasi Masa Kecil : Dua kali masuk nominasi untuk Penghargaan Perdamaian Noble sebelum usia 16 tahun.
    IQ : 200+
    Gregory Smith R., lahir pada tahun 1990, dilaporkan menghafal buku sebelum ia berusia 2 tahun. Untungnya. Ketika Smith menerima SIM-nya, ia juga lulus dari University of Virginia di Charlottesville. Smith adalah seorang pembela hak-hak anak yang membawanya ke perhatian komite Nobel, dua kali. Sebagai seorang anak muda, Smith muncul di puluhan talkshow serta menunjukkan berita termasuk Oprah dan 60 minutes.

    Selasa, 30 September 2014

    BUSSINES TO CONSUMENT

    Bisnis e-commerce mulai tumbuh dengan cepat sejak tahun 1998. Pada awal pertumbuhannya tipe bisnis ini hanya melingkupi bidang business-to-consumer (B2C) e-commerce.

    DEFINISI
    Suatu proses yang terjadi apabila suatu perusahaan atau organisasi menjual produk atau jasa pada pelanggan-nya melalui jaringan internet (secara online).
    Menurut Munir Fuady, Business to Consumer (B2C) adalah transaksi ritel dengan pembeli individual.
    Menurut Onno W. Purbo, Business to Consumer (B2C) adalah mekanisme toko online (elektronic  shopping mall), yaitu transaksi antara e-merchant dengan e-customers.

    Karakteristik
    • Terbuka untuk umum, dimana informasi disebarkan untuk umum.
    • Servis yang diberikan bersifat umum dengan mekanisme yang dapat digunakan oleh banyak orang, contohnya: karena sistem WEB sering digunakan maka servis diberikan dengan menggunakan basis WEB.
    • Servis diberikan berdasarkan permohonan .  dalam kondisi ini, customers memberikan suatu ide (inisiatif) dan produser harus siap memberikan respon sesuai dengan permohonan.
    • Transaksi sederhana
    Perkembangan Business to Consumer (B2C)

    Pada awalnya Internet belum menyediakan layanan untuk bertransaksi dengan konsumen. Pada tahun 1984, diciptakan sistem transaksi perbankan secara online oleh AT&T, tetapi tidak berhasil dikarenakan infrastruktur yang tidak memadai. Pada tahun 2000 diperkenalkan situs belanja online yang bernama Amazon.com.. Setelah saat itu, mulai banyak bermunculan situs-situs belanja/transaksi online yang mengusung prinsip Business to Consumer (B2C).

    Tantangan Utama dalam Business to Consumer (B2C)
    1. Membangun privasi dan kepercayaan pada konsumen
    2. Menciptakan ketergantungan dan loyalitas
    3. Kelengkapan, keragaman dan ketersediaan barang dan jasa.
    Pelayanan Business to Consumer (B2C)
    1. Memuat contoh produk yang dijual beserta informasinya.
    2. Melakukan transaksi penjualan barang.
    3. Melakukan transaksi pembayaran barang.
    4. Melakukan transaksi pengiriman barang.
    5. Membuat berita-berita terbaru tentang produk.
    6. Menginformasikan lokasi penjualan dan layanan.
    7. Memberikan service secara lengkap.
    Produk Business to Consumer (B2C)

    1. Produk Digital (Soft Goods), seperti lagu, album, film, program komputer, update dan jasanya
    2. Produk Fisik (Hard Goods)merupakan suatu produk yang tidak dapat dikonsumsi sesegera mungkin (secara langsung) setelah diunduh. Contoh: DVD, kaset dan lain sebagainya.  
    Klasifikasi Business to Consumer (B2C)

    Secara umum, tipe Business to Consumer (B2C) terbagi menjadi 4 klasifikasi, yaitu:
    - Auction Store
    Tempat untuk memberikan pelayanan dalam bidang perdagangan,. Misalnya untuk pengiklanan produk perusahaan, cara pembayaran dan sebagainya. Contoh: www.ebay.com , www.swinde.com
    - Online Store
    Tempat untuk menjual atau membeli secara digital dengan memilih, memesan barang lewat internet tanpa harus bertatap muka dengan penjual secara langsung maupun barang yang ingin dibeli. Contoh: www.Amazon.com , www.tokopedia.com
    - Online Service
    Tempat untuk meminta informasi dan service lain dari perusahaan dengan cepat dan mudah atau dapat melakukan proses jual beli, misalnya jasa tiket perjalanan, jasa service dan lain-lain. Contoh: www.wotif.com , www.airasia.com , www.bliztmegaplex.com
    - Other Service
    Layanan yang menyediakan fasilitas untuk penjualan produk dan jasa diluar klasifikasi yang telah dijabarkan sebelumnya. Contoh:  www.kaskus.us , www.facebook.com
     Keuntungan dan Kerugian/Kelemahan Business to Consumer (B2C)
    • Keuntungan Business to Consumer (B2C) bagi company atau perusahaan adalah:
    1. Dapat mempromosikan produk mereka secara luas.
    2. Dapat melayani transaksi selama 24 jam penuh tanpa terganggu waktu libur ataupun break.
    3. Dapat langsung berinteraksi dengan customers tanpa perantara.
    4. Dapat meminimalkan cost yang dikeluarkan.
    • Keuntungan Business to Consumer (B2C) bagi customers adalah:
    1. Dapat melakukan pembelanjaan dengan mudah.
    2. Memiliki banyak pilihan dan waktu utnuk menentukkan yang disukai.
    • Kelemahan
    1. Produk yang kita order tidak dapat kita lihat secara langsung dan kita teliti (periksa) lebih lanjut.
    2. Produk yang kita lihat di website, terkadang tidak sesuai seperti aslinya. Maksudnya ada perbedaan bentuk, warna, ukuran dan lain sebagainya.   
    http://en.wikipedia.org/wiki/E-commerce         
    http://ridhozulandra.blogspot.com/2012/09/business-to-consumer.html
    https://meochan11.wordpress.com/2011/12/25/business-to-consumer-b2c/
    http://k-dew.blogspot.com/2010/01/pengertian-b2b-b2c-c2cb2b2cb2e-dalam.html                                                     

      PASAR ELEKTRONIK (E-COMMERCE)


      PASAR ELEKTRONIK

      Pasar elektronik (e-commerce) adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll. 
      Dua tipe umum e-commerce:
      1.      business-to-consumer (B2C) : transaksi online terjadi antara perusahaan dengan konsumen individual
      2.      business-to-business (B2B): perusahaan melakukan transaksi online dengan perusahaan

      tantangan e-commerce

               Keamanan

               Kepercayaan dan resiko

               SDM

               Model bisnis

               Budaya 

               Otentikasi user dan belum tersedianya public key infrastructure

               Masalah organisasi 

               Penipuan

               Akses Internet yang lambat

               Permasalahan hukum/legalitas



      Keuntungan e-commerce :

      1.      Bagi perusahaan

      ·         Jangkauan global

      ·         Pengurangan biaya operasi

      ·         Perbaikan rantai pasokan

      ·         Model bisnis baru

      ·         time-to-market

      ·         Biaya komunikasi/koordinasi lebih rendah

      ·         Efisiensi pengadaan

      ·         Meningkatkan hubungan dengan konsumen

      ·         Informasi yang up-to-date

      ·         Tidak harus membayar pajak/biaya usaha fisik

      2.      Bagi konsumen

      ·         “Dimana saja – kapan saja”

      ·         Lebih banyak pilihan produk dan jasa

      ·         Harga lebih murah

      ·         Pengiriman/pe- nyampaian segera

      ·         Ketersediaan informasi 

      Kekurangan e-commerce :
      ·      1. Penipuan dengan cara pencurian identitas dan membohongi pelanggan.
      ·      2. Hukum yang kurang berkembang dalam bidang e-commerce ini.
      ·      3. Perlunya keahlian komputer
          Tanpa menguasai keahlian computer, mustahil konsumen dapat berpartisipasi dalam                  e-commerce. Pengetahuan dasar computer diperlukan, antara lain pengetahuan mengenai internet dan web.
      ·      4. Biaya tambahan untuk mengakses internet
         Untuk ikut serta dalam e-commerce dibutuhkan koneksi internet yang tentu saja menambah pos        pengeluaran bagi konsumen.
      ·      5. Risiko bocornya privasi dan data pribadi
      Segala hal mungkin terjadi saat konsumen mangakses internet untuk menjalankan ¬ e-commerce, termasuk risiko bocornya data pribadi karena ulah orang lain yang ingin membobol sistem.

      sumber : buahilmu.wordpress.com
        Chaudhury, Abijit & Jean-Pierre Kuilboer (2002), e-Business and e-Commerce Infrastructure, McGraw-Hill, ISBN 0-07-247875-6

      Kamis, 18 September 2014

      PENGANTAR E-BUSSINES

      ENGANTAR E-BUSSINES

       

       E - Business ?

      E-business (Inggris: Electronic Business, atau “E-business”) dapat diterjemahkan sebagai kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dan semiotomatis dengan  menggunakan sistem informasi komputer. Istilah e-business pertama kali diperkenalkan oleh Lou Gerstner, seorang CEO perusahaan IBM ini, sekarang merupakan bentuk kegiatan bisnis yang dilakukan dengan menggunakan teknologi Internet. E-business memungkinkan suatu  perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data internal dan eksternal mereka secara lebih efisien dan fleksibel. E-business juga banyak dipakai untuk berhubungan dengan suplier dan mitra bisnis perusahaan, serta memenuhi permintaan dan melayani kepuasan pelanggan secara lebih baik. E–Business (Electronic Business) merupakan interaksi eksternal organisasi dengan para pemasok, pelanggan, investor, kreditor pemerintah, dan media massa juga termasuk penggunaan teknologi informasi untuk mendesain kembali proses internalnya.

      Berikut ini merupakan gambar ruang lingkup e-Business


      keunggulan dan manfaat e-Business !


      Dalam mengimplementasikan konsep e-business, terlihat jelas bahwa meraih keunggulan  kompetitif  (competitive  advantage)  jauh  lebih  mudah dibandingkan mempertahankannya. Secara teoritis hal tersebut dapat dijelaskan karena adanya karakteristik sebagai berikut:
      ·        Pada level operasional, yang terjadi dalam e-business adalah restrukturisasidan redistribusi dari bit-bit digital (digital management), sehingga mudah sekali bagi perusahaan untuk meniru model bisnis dari perusahaan lain yang telah sukses;
      ·        Berbeda  dengan  bisnis  konvensional  dimana  biasanya  sebuah  kantor beroperasi 8 jam sehari, di dalam e-business (internet), perusahaan harus mampu melayani pelanggan selama 7 hari seminggu dan 24 jam sehari,karena jika tidak maka dengan mudah kompetitor akan mudah menyaingiperusahaan terkait;
         Berjuta-juta individu (pelanggan) dapat berinteraksi dengan berjuta-juta perusahaan  yang  terkoneksi  di  internet,  sehingga  sangat  mudah  bagi mereka untuk pindah-pindah perusahaan dengan biaya yang sangat murah (rendahnya switching cost);
             Fenomena jejaring (internetworking) memaksa perusahaan untuk bekerja sama dengan berbagai mitra bisnis untuk dapat menawarkan produk atau jasa secara  kompetitif, sehingga  kontrol  kualitas, harga, dan kecepatan penciptaan sebuah produk atau jasa kerap sangat ditentukan oleh faktor-faktor luar yang tidak berada di dalam kontrol perusahaan; dan
           Mekanisme  perdagangan  terbuka  dan  pasar  bebas  (serta  teori  perfect competition) secara tidak langsung telah terjadi di dunia internet, sehingga seluruh  dampak  atau  dalil-dalil  sehubungan  dengan  kondisi  market semacam itu berlaku terjadi di dunia maya.

       pengaruh perkembangan TI terhadap e-Business

      Peranan teknologi informasi akan sangat penting untuk kegiatan transaksi baik rutin, periodik, maupun insidental dan menyediakan banyak informasi dengan cepat dan tepat. Pengaruh dan peranan TI terhadap perkembangan bisinis online di antaranya adalah:

      1. TI yang dapat memudahkan penyebaran informasi mampu
      Mengembangkan bisnis online ke berbagai wilayah di dunia. seperti e-commerce yang digunakan oleh perusahaan penjual buku, musik, video,permainan dan barang elektronik

      2. Banyaknya tenaga ahli dalam bidang TI juga membantu menumbukan bisnis online di internet.
      Dengan banyaknya tenaga ahli dalam bidang TI, bisnis online banyak mengalami perbaikan sistem. Bisnis online tadinya sangat rentan dengan penyadapan kartu kredit yang menyebabkan ketidaktertarikan konsumen terhadap bisnis ini. Namun dengan adanya perbaikan sistem, maka kerahasiaan identitas konsumen pun lebih terjamin. Konsumen dapat kembali percaya membeli keperluannya di perusahaan bisnis online.

       3. Bisnis online banyak digemari karena fleksibilitasnya.
                  Seseorang tidak harus berada di tokonya untuk menunggu pelanggan, namun dengan komputer dan konektivitasnya sudah dapat menjual produknya ke seluruh negara. Pembeli pun tidak harus capek-capek keluar untuk membeli keperluannya, karena dengan hanya membeli secara online, barang pembeliannya bisa diantar langsung ke rumahnya.

       Koneksi internet yang semakin mudah dan terjangkau akibat kemajuan TI juga menyebabkan kemakmuran di bisnis online.

      -       Apa saja manfaat e-Business bagi perusahaan dan berikan contoh bagaimana penerapannya pada perusahaan-perusahaan di Indonesia 

      Manfaat e-Business bagi perusahaan Indonesia :
      a. memberikan alternatif dan efisiensi ruang dan waktu dalam proses pengimplementasian dari semua perancangan yang telah di buat dan proses kinerja tiap karyawan terutama dalam unit perusahaann yang sangat besar yang tersebar di banyak wilayah.
      b.  mempercepat proses bisnis dan menghilangkan atau mengurangi kesalahan-kesalahan yang menyebabkan kerugian seperti inkonsistensi data diantara unit-unit dalam perusahaan.
      c.   meningkatkan produktivitas di area supply chain, manufacturing dan pengadaan produk.
      d.     meningkatkan pelayanan kepada customers yang semakin memperkuat daya saing karena tingkat penggunaaan media internet oleh customers di Indonesia yang begitu besar.
      e.   membantu perusahaan mempercepat development dan mensimulasikan peluang bisnis baru.

      Contoh penerapan konsep e-Business perusahaan di Indonesia :
      a.        PT Allianz Utama Indonesia
      Perseroan ini bergerak di bidang asuransi. Berbagai macam bentuk persaingan yang sudah berkembang di industri asuransi di Indonesia. PT Allianz mulai menerapkan konsep e-Business dalam perusahaannya yang berusaha mengoptimalkan kinerja bisnisnya yaitu melakukan terobosan baru dengan mengimplementasikan e-Partner Application.
      e-Partner Application adalah aplikasi e-Business berbasis teknologi client server dengan penggunaan relational database SQL Server 2008 dan Windows Server 2008 untuk menghubungkan semua channel distribusi secara online real-time yang terintegrasi dengan semua ekosistem TI Asuransi Allianz Utama Indonesia.
      Terobosan ini memiliki tujuan nyata dalam mendukung time to market yang lebih cepat yaitu kecepatan dalam peluncuran produk ke pasar, bisa complaint dengan regulasi ataupun standar industri, pelayanan yang lebih baik kepada nasabah melalui operational excellence, mengurangi kompleksitas proses kerja dan Total cost of Ownership dan mewujudkan sistem yang standar sesuai dengan tuntutan regulasi dan industri serta dalam proses mencetak, menerbitkan dan mengirimkan polis ke nasabah yang sebelumnya dalam hitungan hari sekarang bisa diselesaikan dalam hitungan menit.
      Penggunaan e-Partner lebih mengarah ke konteks strgategi bukan pemanfaatan TI semata karena lebih mengacu pada Allianz Global IT Strategy. Ada 3 pilar strategy yaitu revunue yang didasarkan pada konektivitas dengan pelanggan, profitabilitas yang didasarkan pada integrasinya dengan para mitra bisnis, dan produktivitas yang didasarkan pada pemberdayaan karyawan.
      Bukti dari penggunaan konsep e-Business semakin diperbaharui yang mengikuti arus perkembangan IT telah berhasil meningkatkan produksi 158,6% di atas target awal (Rp. 75 miliar menjadi Rp. 119,2 miliar) dan penambahan 13,22% kontribusi dari Total Gross written Premium 2007 serta telah menjadi 3ST Winner dalam Indonesia Best E-Corp 2009.
             (Sumber : Majalah SWA Sembada Edisi Januari 2010 

      http://e-business-fti.blogspot.com/2013/01/pengantar-e-bussiness.html
      http://yudi4jh.blogspot.com/2012/11/pengantar-e-bisnis.html
      http://kristianandi77.blogspot.com/2011/11/pengantar-e-business-model-pengaruh.html

      SEBUAH CINTA YANG ISTIMEWA UNTUK SESEORANG YANG LUAR BIASA


      Namanya BAI FANG LI. Pekerjaannya adalah seorang tukang becak. Seluruh hidupnya dihabiskankan di atas sadel becaknya, mengayuh dan mengayuh untuk memberi jasanya kepada orang yang naik becaknya. Mengantarkan kemana saja pelanggannya menginginkannya, dengan imbalan uang sekedarnya.Tubuhnya tidaklah perkasa. Perawakannya malah tergolong kecil untuk ukuran becaknya atau orang-orang yang menggunakan jasanya. Tetapi semangatnya luar biasa untuk bekerja. Mulai jam enam pagi setelah melakukan rutinitasnya untuk bersekutu dengan Tuhan. Dia melalang dijalanan, di atas becaknya untuk mengantar para pelanggannya. Dan ia akan mengakhiri kerja kerasnya setelah jam delapan malam.Para pelanggannya sangat menyukai Bai Fang Li, karena ia pribadi yang ramah dan senyum tak pernah lekang dari wajahnya. Dan ia tak pernah mematok berapa orang harus membayar jasanya. Namun karena kebaikan hatinya itu, banyak orang yang menggunakan jasanya membayar lebih. Mungkin karena tidak tega, melihat bagaimana tubuh yang kecil malah tergolong ringkih itu dengan nafas yang ngos-ngosan (apalagi kalau jalanan mulai menanjak) dan keringat bercucuran berusaha mengayuh becak tuanya.Bai Fang Li tinggal disebuah gubuk reot yang nyaris sudah mau rubuh, di daerah yang tergolong kumuh, bersama dengan banyak tukang becak, para penjual asongan dan pemulung lainnya. Gubuk itupun bukan miliknya, karena ia menyewanya secara harian. Perlengkapan di gubuk itu sangat sederhana. Hanya ada sebuah tikar tua yang telah robek-robek dipojok-pojoknya, tempat dimana ia biasa merebahkan tubuh penatnya setelah sepanjang hari mengayuh becak.Gubuk itu hanya merupakan satu ruang kecil dimana ia biasa merebahkan tubuhnya beristirahat, diruang itu juga ia menerima tamu yang butuh bantuannya, diruang itu juga ada sebuah kotak dari kardus yang berisi beberapa baju tua miliknya dan sebuah selimut tipis tua yang telah bertambal-tambal. Ada sebuah piring seng comel yang mungkin diambilnya dari tempat sampah dimana biasa ia makan, ada sebuah tempat minum dari kaleng.Dipojok ruangan tergantung sebuah lampu templok minyak tanah, lampu yang biasa dinyalakan untuk menerangi kegelapan di gubuk tua itu bila malam telah menjelang.Bai Fang Li tinggal sendirian digubuknya. Dan orang hanya tahu bahwa ia seorang pendatang. Tak ada yang tahu apakah ia mempunyai sanak saudara sedarah. Tapi nampaknya ia tak pernah merasa sendirian, banyak orang yang suka padanya, karena sifatnya yang murah hati dan suka menolong. Tangannya sangat ringan menolong orang yang membutuhkan bantuannya, dan itu dilakukannya dengan sukacita tanpa mengharapkan pujian atau balasan.Dari penghasilan yang diperolehnya selama seharian mengayuh becaknya, sebenarnya ia mampu untuk mendapatkan makanan dan minuman yang layak untuk dirinya dan membeli pakaian yang cukup bagus untuk menggantikan baju tuanya yang hanya sepasang dan sepatu bututnya yang sudah tak layak dipakai karena telah robek. Namun dia tidak melakukannya, karena semua uang hasil penghasilannya disumbangkannya kepada sebuah Yayasan sederhana yang biasa mengurusi dan menyantuni sekitar 300 anak-anak yatim piatu miskin di Tianjin. Yayasan yang juga mendidik anak-anak yatim piatu melalui sekolah yang ada.Hatinya sangat tersentuh ketika suatu ketika ia baru beristirahat setelah mengantar seorang pelanggannya. Ia menyaksikan seorang anak lelaki kurus berusia sekitar 6 tahun yang yang tengah menawarkan jasa untuk mengangkat barang seorang ibu yang baru berbelanja. Tubuh kecil itu nampak sempoyongan mengendong beban berat dipundaknya, namun terus dengan semangat melakukan tugasnya. Dan dengan kegembiraan yang sangat jelas terpancar dimukanya, ia menyambut upah beberapa uang recehan yang diberikan oleh ibu itu, dan dengan wajah menengadah ke langit bocah itu berguman, mungkin ia mengucapkan syukur pada Tuhan untuk rezeki yang diperolehnya hari itu.Beberapa kali ia perhatikan anak lelaki kecil itu menolong ibu-ibu yang berbelanja, dan menerima upah uang recehan. Kemudian ia lihat anak itu beranjak ketempat sampah, mengais-ngais sampah, dan waktu menemukan sepotong roti kecil yang kotor, ia bersihkan kotoran itu, dan memasukkan roti itu kemulutnya, menikmatinya dengan nikmat seolah itu makanan dari surga.Hati Bai Fang Li tercekat melihat itu, ia hampiri anak lelaki itu, dan berbagi makanannya dengan anak lelaki itu. Ia heran, mengapa anak itu tak membeli makanan untuk dirinya, padahal uang yang diperolehnya cukup banyak, dan tak akan habis bila hanya untuk sekedar membeli makanan sederhana.“Uang yang saya dapat untuk makan adik-adik saya” jawab anak itu.“Orang tuamu dimana?” tanya Bai Fang Li.“Saya tidak tahu, ayah ibu saya pemulung. Tapi sejak sebulan lalu setelah mereka pergi memulung, mereka tidak pernah pulang lagi. Saya harus bekerja untuk mencari makan untuk saya dan dua adik saya yang masih kecil” sahut anak itu.Bai Fang Li minta anak itu mengantarnya melihat ke dua adik anak lelaki bernama Wang Ming itu. Hati Bai Fang Li semakin merintih melihat kedua adik Wang Fing, dua anak perempuan kurus berumur 5 tahun dan 4 tahun. Kedua anak perempuan itu nampak menyedihkan sekali, kurus, kotor dengan pakaian yang compang camping.Bai Fang Li tidak menyalahkan kalau tetangga ketiga anak itu tidak terlalu perduli dengan situasi dan keadaan ketiga anak kecil yang tidak berdaya itu, karena memang mereka juga terbelit dalam kemiskinan yang sangat parah, jangankan untuk mengurus orang lain, mengurus diri mereka sendiri dan keluarga mereka saja mereka kesulitan.Bai Fang Li kemudian membawa ke tiga anak itu ke Yayasan yang biasa menampung anak yatim piatu miskin di Tianjin. Pada pengurus yayasan itu Bai Fang Li mengatakan bahwa ia setiap hari akan mengantarkan semua penghasilannya untuk membantu anak-anak miskin itu agar mereka mendapatkan makanan dan minuman yang layak dan mendapatkan perawatan dan pendidikan yang layak.Sejak saat itulah Bai Fang Li menghabiskan waktunya dengan mengayuh becaknya mulai jam 6 pagi sampai jam delapan malam dengan penuh semangat untuk mendapatkan uang. Dan seluruh uang penghasilannya setelah dipotong sewa gubuknya dan pembeli dua potong kue kismis untuk makan siangnya dan sepotong kecil daging dan sebutir telur untuk makan malamnya, seluruhnya ia sumbangkan ke Yayasan yatim piatu itu. Untuk sahabat-sahabat kecilnya yang kekurangan.Ia merasa sangat bahagia sekali melakukan semua itu, ditengah kesederhanaan dan keterbatasan dirinya. Merupakan kemewahan luar biasa bila ia beruntung mendapatkan pakaian rombeng yang masih cukup layak untuk dikenakan di tempat pembuangan sampah. Hanya perlu menjahit sedikit yang tergoyak dengan kain yang berbeda warna. Mhmmm… tapi masih cukup bagus… gumannya senang.Bai Fang Li mengayuh becak tuanya selama 365 hari setahun, tanpa perduli dengan cuaca yang silih berganti, ditengah badai salju turun yang membekukan tubuhnya atau dalam panas matahari yang sangat menyengat membakar tubuh kurusnya.“Tidak apa-apa saya menderita, yang penting biarlah anak-anak yang miskin itu dapat makanan yang layak dan dapat bersekolah. Dan saya bahagia melakukan semua ini,” katanya bila orang-orang menanyakan mengapa ia mau berkorban demikian besar untuk orang lain tanpa perduli dengan dirinya sendiri.Hari demi hari, bulan demi bulan dan tahun demi tahun, sehingga hampir 20 tahun Bai Fang Li menggenjot becaknya demi memperoleh uang untuk menambah donasinya pada yayasan yatim piatu di Tianjin itu.Saat berusia 90 tahun, dia mengantarkan tabungan terakhirnya sebesar RMB 500 (sekitar 650 ribu Rupiah) yang disimpannya dengan rapih dalam suatu kotak dan menyerahkannnya ke sekolah Yao Hua.Bai Fang Li berkata “Saya sudah tidak dapat mengayuh becak lagi. Saya tidak dapat menyumbang lagi. Ini mungkin uang terakhir yang dapat saya sumbangkan” katanya dengan sendu. Semua guru di sekolah itu menangis.Bai Fang Li wafat pada usia 93 tahun, ia meninggal dalam kemiskinan.Sekalipun begitu, dia telah menyumbangkan disepanjang hidupnya uang sebesarRMB 350.000 (kurs 1300, setara 455 juta Rupiah jika tidak salah) yang dia berikan kepada Yayasan yatim piatu dan sekolah-sekolah di Tianjin untuk menolong kurang lebih 300 anak-anak miskin.

      anak titipan tuhan yang mempunyai kelebihan luar biasa

      Kecerdasan atau yang biasa dikenal dengan IQ (bahasa Inggris: intelligence quotient) adalah istilah umum yang digunakan untuk menjelaskan sifat pikiran yang mencakup sejumlah kemampuan, seperti kemampuan menalar, merencanakan, memecahkan masalah, berpikir abstrak, memahami gagasan, menggunakan bahasa, dan belajar.

      MENSA adalah organisasi untuk orang-orang yang mempunyai IQ tinggi. Syarat satu-satunya untuk menjadi anggota MENSA adalah calon anggota mesti berada di 2% peringkat teratas dalam ujian kepandaian yang telah disetujui.

      GREGORY SMITH



      prestasi Masa Kecil : Dua kali masuk nominasi untuk Penghargaan Perdamaian Noble sebelum usia 16 tahun.
      IQ : 200+
      Gregory Smith R., lahir pada tahun 1990, dilaporkan menghafal buku sebelum ia berusia 2 tahun. Untungnya. Ketika Smith menerima SIM-nya, ia juga lulus dari University of Virginia di Charlottesville. Smith adalah seorang pembela hak-hak anak yang membawanya ke perhatian komite Nobel, dua kali. Sebagai seorang anak muda, Smith muncul di puluhan talkshow serta menunjukkan berita termasuk Oprah dan 60 minutes.