B2B
bussines to bussines
bussines to bussines
B2B adalah aktivitas transaksi bisnis secara
elektronik antara pel
aku bisnis dengan pelaku bisnis lainnya.B2B berkaitan dengan per
mintaan dan pengiriman proposal bisnis.B2B menggunakan sebuah met
ode pertukaran dokumen bisnis antar perusahaan dengan menggunakan
aplikasi komputer dengan format standar yang telah disepakati yang
disebut EDI ( Electronic Data Interchange ).
aku bisnis dengan pelaku bisnis lainnya.B2B berkaitan dengan per
mintaan dan pengiriman proposal bisnis.B2B menggunakan sebuah met
ode pertukaran dokumen bisnis antar perusahaan dengan menggunakan
aplikasi komputer dengan format standar yang telah disepakati yang
disebut EDI ( Electronic Data Interchange ).
Manfaat dan keunggulan B2B
- Hemat waktu dan praktis Menu dalam situs layanan B2B khusus hanya menyediakan kebutuhan produk pelanggan terkait, tanpa harus repot mencarinya dalam katalog produk atau daftar kategori produk umum Kawan Lama yang lainnya.
- Efektif dan efisien Pelanggan B2B tidak perlu melewati proses negosiasi harga yang panjang, karena sudah dilakukan pada awal kesepakatan kerja sama.
- Keuntungannya besar Mengurangi biaya perusahaan untuk administrasi, surat menyurat transaksi, ataupun untuk riset harga pasar.
- Kerahasiaannya aman dan terjamin Sistemnya menggunakan tingkat keamanan yang tinggi dengan protocol secure socket layer 256 bit untuk menjaga keamanan data pelanggan.
- Transaksi yang transparan Layanan ini mendukung good corporate governance. Setiap transaksi mudah dipantau karena sistem selalu memberikan rekam jejak transaksi melalui e-mail notifikasi kepada buyer (bagian purchasing) atasan (pemberi approval), hingga user, ataupun yang berhak mendapatkan informasi tersebut di perusahaan sesuai dengan kesepakatan. Ini meningkatkan kontrol perusahan terhadap proses transaksi.Salah satu contoh bisnis dengan B2B yakni memanfaatkan Wordpress untuk menjual iklan. Menjual iklan sangat erat kaitannya dengan program PPC. Seperti Google Adsense, Adbrite, Bidvertiser, dan lain sebagainya. Sedangkan contoh untuk bisnis dengan sistem B2C adalah dengan menjadi afiliasi. Jual beli link juga sangat populer di Wordpress. Jika Anda memiliki blog yang sudah terkenal di Google, maka dapat dimanfaatkan untuk menjual link blog orang lain. Biasanya akan berdurasi bulanan atau tahunan dengan membayarkan komisi tertentu ke empunya blog. Dan link tersebut akan dipasangkan di sidebar blogroll.
Keuntungan Business To Business
1. Hemat waktu dan praktis menu dalam situs
layakan B2B khusus hanya menyediakan kebutuhan produk pelanggan terkait, tanpa
harus repot mencarinya dalam katalog produk.
2.
Efektif
dan efisien pelanggan B2B tidak perlu melewati proses negosiasi harga yang panjang,
karena sudah dilakukan pada awal kesepakatan kerja sama.
3.
Keuntungan
besar mengurangi biaya perusahaan untuk administrasi, surat menyurat transaksi,
ataupun untuk riset harga pasar.
4.
Rahasia
aman dan terjamin, dikarenakan menggunakan tngkat keamanan yang tinggi dengan
Protocol Secure Socket Layer 256 bit untuk menjaga keamanan dari pelanggan.
5.
Transaksi
yang transparan layanan ini mendukung Good Coorporate Governance. Setiap
transaksi mudah dipantau karena sistem selalu memberikan rekam jejak transaksi
melalui email notifikasi kepada buyer (bagian purchasing), atasan (pemberi
approval), hingga user, ataupun yang berhak mendapatkan informasi tersebut
diperusahaan sesuai dengan kesepakatan. Ini meningkatkan kontrol perusahaan
terhadap proses transaksi.
Kekurangan Business To Business
1. Business
To Businees atau B2B adalah masalah dalam jenis bisnis yang akan menyebabkan
kurangnya kemungkinan kredit. Misalnya, pemilik elektronik besar sengaja
membunuh transaksi pesaing. Penawaran publik elektronik dapat menyebabkan
sinyal harga meragukan.
2.
Proses
ini sering terjadi di telepon, surat kabar, dan pertemuan tatap muka. Tidak ada
yang diberikan untuk menjamin keberhasilan model bisnis B2B. Kebanyakan situs
mengenakan biaya kecil per transaksi sebagai persentase dari pendapatan.
Alasannya adalah kompetisi. Selain itu, monopoli dari penyedia layanan khusus
dan perusahaan sedang membangun untuk sepuluh produk sendiri platform
perdagangan dan industri.
Contoh B2B di Indonesia
1.
Private
stores on seller's sites
Ciri-ciri dari private stores on selles's
sites yaitu memiliki penjual tunggal, banyak pembeli, sedikit produk, dan harga
tetap. Contohnya yaitu, Biz Net.
Biz Net memiliki website
http://www.biznetnetworks.com/en/, yang merupakan merupakan perusahaan penyedia layanan internet
dengan layanan yang cepat dan cocok untuk small business. Biz Net merupakan
penjual tunggal dan memiliki banyak pembeli namun memiliki produk yang tidak
terlalu banyak, dan memiliki harga yang tetap.
2.
Customer
portals
Ciri-ciri dari Customer portals yaitu memiliki
beberapa penjual, banyak pembeli, catalog based, dan harga tetap. Contohnya
yaitu Lotte Mart
Lotte Mart memiliki website
http://www.lottemart.co.id/lotte/, pada web tersebut Lotte Mart menjual produk
makanan dan non makanan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Disini Lotte Mart
memiliki beberapa penjual dan banyak pembeli, tentunya terdapat katalog
produk-produk, dan harganya pun tetap.
3. Independent
industry marketplaces
Ciri-ciri Independent industries marketplace
yaitu memiliki banyak penjual, banyak pembeli, terdapat tawar-menawar, dan
harganya tidak pasti. Contohnya yaitu Dino Market.
Dino Market memiliki website
http://www.dinomarket.com/. Dino Market merupakan suatu media dan saran
jual-beli bagi penjual dan pembeli yang berkaitan dengan peralatan, elektronik,
automotive, health, dll. Dino Market memiliki banyak penjual, banyak pembeli,
dan terdapat proses tawar-menawar antara penjual dan pembeli sehingga harganya
tidak pasti.
4.
Consortia-sponsored
marketplaces
Ciri-ciri Consortia-sponsored marketplaces
yaitu memiliki sedikit pembeli, banyak penjual, pembeli memiliki kontrol, dan
harga tetap. Contohnya yaitu Agro Maret
Agro Maret memiliki website
http://www.agromaret.com/, yang merupakan suatu media dan sarana jual-beli bagi
penjual dan pembeli yang berkaitan dengan agro bisnis (pertanian, perikanan dan
peternakan). Disini Agro Maret memiliki sedikit pembeli, banyak penjual,
pembeli memiliki kontrol dalam membeli, dan harganya pun tetap.
5.
Private
company marketplaces
Ciri-ciri private company marketplaces yaitu
memiliki satu pembeli, banyak pembeli, dapat memberi penawaran pada pembeli
tertentu. Contohnya yaitu PLN Indonesia dan PT Barata.
PLN Indonesia memiliki website
http://202.162.220.10/main. PLN pada website ini menggunakan sistem
e-procurement dimana PLN sebagai pembeli tunggal, dan mitra kerja atau penyedia
barang/jasa sebagai pembeli. Disini calon mitra kerja tersebut dapat memberikan
penawaran untuk menarik PLN.
PT Barata memiliki website
http://www.ptbarata.com/eprobarata/. PT Barata menggunakan sistem e-procurement
dimana PT barata sebagai pembeli tunggal, dan vendor penyedia konstuksi dan
mesin sebagai pembeli. Disini calon vendor dapat memberikan penawaran untuk
menarik PT Barata.
Sumber: