Label

Senin, 08 Desember 2014

TREND DAN TANTANGAN E-BUSSINES



TREN DAN TANTANGAN E-BUSINESS

Trend & Tantangan E-Business :
-          Kategori Trend: Pelanggan
1. Pelayanan yang cepat (faster service)
2. Swalayan (self-service)
3. Beragam pilihan (more products choices)
4. Solusi terintegrasi (integrated solutions)
-          Kategori Trend: e-Service
1. Penjualan & layanan (integrated sales & service)
2. Dukungan yang tanpa celah (seamless support)
3. Jasa pengantaran yang nyaman dan persyaratan yang fleksibel (flexible fullfilment &
    convinient service delivery)
4. Meningkatkan keterbukaan proses bisnis (increased process visibility)
-          Kategori Trend: Organisasi
1. Pemberdayaan dari luar atau Alih Daya (outsourcing)
2. Kontrak produksi (contract manufacturing)
3. Distribusi virtual (virtual distribution)
-          Kategori Trend: Tenaga Kerja
1. Mempekerjakan yang terbaik (hiring the best and brightest)
2. Mempertahankan karyawan berbakat (keeping talented employees)
-          Kategori Trend: Teknologi Perusahaan
1. Aplikasi perusahaan yang terintegrasi (integrated enterprise applications)
2. Integrasi saluran (multichannel integration)
3. Aplikasi penghubung (middleware)
-          Kategori Trend: Teknologi Umum
1. Aplikasi web nirkabel (wireless web applications)
2.Aplikasi informasi dan komputer tangan (handheld computing & information appliances)
3. Konvergensi infrakstruktur (infrastructure convergence)
4. Penyedia jasa aplikasi
(application service provider)

Dua puluh trend yang telah dijabarkan mengandung empat ancaman umum, yaitu:

1. Kenyamanan (convinience)
Trend ini berdampak pada perilaku swalayan konsumen dan kemudahan penggunaan
2. Keefektifan (effectiveness)
Trend ini berdampak pada lingkungan dan pelanggan perusahaan
3. Efisiensi (efisiensi)
Trend ini berdampak pada struktur internal perusahaan dan aktivitas
operasi perusahaan
4. Integrasi (integration)
Trend ini berdampak pada konsolidasi model one-stop-shopping

Ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi oleh para pengelola perusahaan yaitu :

1. Tantangan strategi bisnis Ketangguhan sistem informasi e-Business terletak pada bagaimana perusahaan merumuskan dan menuangkan strategi bisnisnya yang handal dalam sistem tersebut misalnya strategi harga strategi produk, strategi teknologi dan sebagainya.
2.Tantangan globalisasi Perusahaan-perusahaan lokal yang ingin berlaga di pasar global harus memahami seluk beluk bisnis dalam lingkungan ekonomi global.
3.Tantangan arsitektur informasi Keputusan perusahaan untuk mengembangkan sebuah arsitektur informasi yang baru guna mendukung tujuan bisnisnya.
4.Tantangan investasi Perusahaan harus mampu merumuskan visi dan anggaran untuk berinvestasi teknologi informasi dengan skala yang luas.Hal ini sangat kompleks dan membutuhkan perhatian yang serius
5.Tantangan kemampuan untuk merespon dan mengontrol Perusahaan tertantang untuk merancang sistem-sistem yang mudah dipahami dan dikontrol agar sistem informasi yang dibentuk mampu memberikan respon yang cepat dan tepat.
6.Tantangan operasional Kemampuan suatu perusahaan untuk memelihara informasi yang disajikan dalam situs web.Perusahaan juga dihadapkan pada persoalan keamanan data yang di share dalam jaringan global tersebut karena banyak hacker dan cracker yang berlalu lalang.
7.Tantangan komunikasi Kemampuan untuk mengkomunikasikan rencana induk pengembangan sistem kepada sumber daya manusia agar mereka dapat memahami, menerima dan mau menggunakan secara optimal.

CONTOH  Trend perkembangan TI kedepan dan manfaatnya bagi e-Business

Trend perkembangan TI selalu berubah setiap beberapa periode. Dewasa ini (2013) di Indonesia, teknologi mobile sangat berkembang pesat. Banyak gadget yang semakin mudah dijangkau oleh masyarakat menyebabkan perkembangan pola pikir bahwa layanan internet dapat diakses di mana saja. Selain hal tersebut masih banyak perkembangan – perkembangan lain yang nantinya akan menjadi peluang e-business untuk semakin berkembang antara lain (tentunya trend yang sedang berkembang di Indonesia di tahun 2013) :

QR Code dan Augmented Reality :
QR code sebenarnya sudah lama dikenalkan di negara – negara maju seperti Jepang dan Amerika Serikat. QR code sebenarnya adalah sekumpulan informasi yang dibentuk menjadi semacam barcode namun dapat di scan dengan aplikasi khusus tidak  harus menggunakan perangkat scanner yang mana setelah kita memindai kode tersebut, user akan otomatis ditampilkan sejumlah informasi ataupun diarahkan ke sebuah alamat website (ataupun URL). Hal ini semakin menyingkat waktu dan biaya saat seuatu perusahaan ingin memberi informasi kepada masyarakat luas mengenai profil dan kinerjanya. Sedangkan augmented reality adalah penampilan objek maupun informasi yang seolah – olah tampak nyata dengan cara memindai objek tertentu (QR code juga dapat menjadi pasangan untuk AR). Awalnya AR hanya populer di kalangan pengguna PC desktop, namun sekarang hampir semua gadget dapat melakukan pemindaian QR code maupun AR. Penerapan AR dan QR code sebenarnya lebih berfungsi sebagai pemasaran suatu produk maupun layanan kepada masyarakat ataupun calon konsumen (e-marketing).
Mobile Payment dan E-money
Sejalan dengan semakin maraknya Facebook di mobile gadget akan memicu penggunaan mobile payment di HP. Model pembayaran T-Cash menjadi contoh yang memulai trend tersebut sejak 2009. Selain itu, e-money (salah satu layanan dari Bank Mandiri Persero) juga menjadi salah satu trend yang sangat potensial. E-toll card contohnya yang merupakan kartu yang dibuat untuk membayar biaya jalan toll tanpa harus membayarnya dengan uang secara fisik. Cukup meletakkan kartu ke scanner dan uang yang ada “di dalam” kartu tersebut akan berkurang. Dalam penerapannya, peran dua trend ini sangat berpengaruh pada salah satu bagian dari e-business yaitu e-commerce.
Cloud Computing
Merupakan gabungan pemanfaatan IT dan pengembangan berbasis internet. Cloud computing memiliki potensi yang sangat besar untuk semakin membuat e-business menjadi lebih efektif dan efisien.
Definisi Cloud Computing:
Cloud computing adalah gabungan dari pemanfaatan teknologi (komputasi) dan pengembangan berbasis internet (awan). (Wikipedia, 2013)
Contoh penerapan Cloud Computing :
Sebuah perusahaan akan menerapkan sebuah aplikasi CRM. Dengan cloud computing, perusahaan tersebut tidak perlu melakukan investasi awal dengan membeli aplikasi dan hardware untuk aplikasi tersebut serta menyewa ahli untuk menjalankannya. Dengan cloud computing, perusahaan cukup mengkontak perusahaan yang menyediakan jasa cloud computing (Contoh : Microsoft) untuk menghubungkan perusahaan tersebut dengan perusahaan pengembang aplikasi. Dan pembayaran dilakukan sesuai dengan kontrak (per triwulan, per tahun dan sebagainya). Hal ini membuat pengeluaran perusahaan dapat dikendalikan dengan baik.

Sumber : ( sekarkesuma.blogspot.in/2014/01/trend-tantangan-e-bisnis.html?m=1
http://febriandw.blogspot.com/2014/12/tren-dan-tantangan-e-business.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Senin, 08 Desember 2014

TREND DAN TANTANGAN E-BUSSINES



TREN DAN TANTANGAN E-BUSINESS

Trend & Tantangan E-Business :
-          Kategori Trend: Pelanggan
1. Pelayanan yang cepat (faster service)
2. Swalayan (self-service)
3. Beragam pilihan (more products choices)
4. Solusi terintegrasi (integrated solutions)
-          Kategori Trend: e-Service
1. Penjualan & layanan (integrated sales & service)
2. Dukungan yang tanpa celah (seamless support)
3. Jasa pengantaran yang nyaman dan persyaratan yang fleksibel (flexible fullfilment &
    convinient service delivery)
4. Meningkatkan keterbukaan proses bisnis (increased process visibility)
-          Kategori Trend: Organisasi
1. Pemberdayaan dari luar atau Alih Daya (outsourcing)
2. Kontrak produksi (contract manufacturing)
3. Distribusi virtual (virtual distribution)
-          Kategori Trend: Tenaga Kerja
1. Mempekerjakan yang terbaik (hiring the best and brightest)
2. Mempertahankan karyawan berbakat (keeping talented employees)
-          Kategori Trend: Teknologi Perusahaan
1. Aplikasi perusahaan yang terintegrasi (integrated enterprise applications)
2. Integrasi saluran (multichannel integration)
3. Aplikasi penghubung (middleware)
-          Kategori Trend: Teknologi Umum
1. Aplikasi web nirkabel (wireless web applications)
2.Aplikasi informasi dan komputer tangan (handheld computing & information appliances)
3. Konvergensi infrakstruktur (infrastructure convergence)
4. Penyedia jasa aplikasi
(application service provider)

Dua puluh trend yang telah dijabarkan mengandung empat ancaman umum, yaitu:

1. Kenyamanan (convinience)
Trend ini berdampak pada perilaku swalayan konsumen dan kemudahan penggunaan
2. Keefektifan (effectiveness)
Trend ini berdampak pada lingkungan dan pelanggan perusahaan
3. Efisiensi (efisiensi)
Trend ini berdampak pada struktur internal perusahaan dan aktivitas
operasi perusahaan
4. Integrasi (integration)
Trend ini berdampak pada konsolidasi model one-stop-shopping

Ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi oleh para pengelola perusahaan yaitu :

1. Tantangan strategi bisnis Ketangguhan sistem informasi e-Business terletak pada bagaimana perusahaan merumuskan dan menuangkan strategi bisnisnya yang handal dalam sistem tersebut misalnya strategi harga strategi produk, strategi teknologi dan sebagainya.
2.Tantangan globalisasi Perusahaan-perusahaan lokal yang ingin berlaga di pasar global harus memahami seluk beluk bisnis dalam lingkungan ekonomi global.
3.Tantangan arsitektur informasi Keputusan perusahaan untuk mengembangkan sebuah arsitektur informasi yang baru guna mendukung tujuan bisnisnya.
4.Tantangan investasi Perusahaan harus mampu merumuskan visi dan anggaran untuk berinvestasi teknologi informasi dengan skala yang luas.Hal ini sangat kompleks dan membutuhkan perhatian yang serius
5.Tantangan kemampuan untuk merespon dan mengontrol Perusahaan tertantang untuk merancang sistem-sistem yang mudah dipahami dan dikontrol agar sistem informasi yang dibentuk mampu memberikan respon yang cepat dan tepat.
6.Tantangan operasional Kemampuan suatu perusahaan untuk memelihara informasi yang disajikan dalam situs web.Perusahaan juga dihadapkan pada persoalan keamanan data yang di share dalam jaringan global tersebut karena banyak hacker dan cracker yang berlalu lalang.
7.Tantangan komunikasi Kemampuan untuk mengkomunikasikan rencana induk pengembangan sistem kepada sumber daya manusia agar mereka dapat memahami, menerima dan mau menggunakan secara optimal.

CONTOH  Trend perkembangan TI kedepan dan manfaatnya bagi e-Business

Trend perkembangan TI selalu berubah setiap beberapa periode. Dewasa ini (2013) di Indonesia, teknologi mobile sangat berkembang pesat. Banyak gadget yang semakin mudah dijangkau oleh masyarakat menyebabkan perkembangan pola pikir bahwa layanan internet dapat diakses di mana saja. Selain hal tersebut masih banyak perkembangan – perkembangan lain yang nantinya akan menjadi peluang e-business untuk semakin berkembang antara lain (tentunya trend yang sedang berkembang di Indonesia di tahun 2013) :

QR Code dan Augmented Reality :
QR code sebenarnya sudah lama dikenalkan di negara – negara maju seperti Jepang dan Amerika Serikat. QR code sebenarnya adalah sekumpulan informasi yang dibentuk menjadi semacam barcode namun dapat di scan dengan aplikasi khusus tidak  harus menggunakan perangkat scanner yang mana setelah kita memindai kode tersebut, user akan otomatis ditampilkan sejumlah informasi ataupun diarahkan ke sebuah alamat website (ataupun URL). Hal ini semakin menyingkat waktu dan biaya saat seuatu perusahaan ingin memberi informasi kepada masyarakat luas mengenai profil dan kinerjanya. Sedangkan augmented reality adalah penampilan objek maupun informasi yang seolah – olah tampak nyata dengan cara memindai objek tertentu (QR code juga dapat menjadi pasangan untuk AR). Awalnya AR hanya populer di kalangan pengguna PC desktop, namun sekarang hampir semua gadget dapat melakukan pemindaian QR code maupun AR. Penerapan AR dan QR code sebenarnya lebih berfungsi sebagai pemasaran suatu produk maupun layanan kepada masyarakat ataupun calon konsumen (e-marketing).
Mobile Payment dan E-money
Sejalan dengan semakin maraknya Facebook di mobile gadget akan memicu penggunaan mobile payment di HP. Model pembayaran T-Cash menjadi contoh yang memulai trend tersebut sejak 2009. Selain itu, e-money (salah satu layanan dari Bank Mandiri Persero) juga menjadi salah satu trend yang sangat potensial. E-toll card contohnya yang merupakan kartu yang dibuat untuk membayar biaya jalan toll tanpa harus membayarnya dengan uang secara fisik. Cukup meletakkan kartu ke scanner dan uang yang ada “di dalam” kartu tersebut akan berkurang. Dalam penerapannya, peran dua trend ini sangat berpengaruh pada salah satu bagian dari e-business yaitu e-commerce.
Cloud Computing
Merupakan gabungan pemanfaatan IT dan pengembangan berbasis internet. Cloud computing memiliki potensi yang sangat besar untuk semakin membuat e-business menjadi lebih efektif dan efisien.
Definisi Cloud Computing:
Cloud computing adalah gabungan dari pemanfaatan teknologi (komputasi) dan pengembangan berbasis internet (awan). (Wikipedia, 2013)
Contoh penerapan Cloud Computing :
Sebuah perusahaan akan menerapkan sebuah aplikasi CRM. Dengan cloud computing, perusahaan tersebut tidak perlu melakukan investasi awal dengan membeli aplikasi dan hardware untuk aplikasi tersebut serta menyewa ahli untuk menjalankannya. Dengan cloud computing, perusahaan cukup mengkontak perusahaan yang menyediakan jasa cloud computing (Contoh : Microsoft) untuk menghubungkan perusahaan tersebut dengan perusahaan pengembang aplikasi. Dan pembayaran dilakukan sesuai dengan kontrak (per triwulan, per tahun dan sebagainya). Hal ini membuat pengeluaran perusahaan dapat dikendalikan dengan baik.

Sumber : ( sekarkesuma.blogspot.in/2014/01/trend-tantangan-e-bisnis.html?m=1
http://febriandw.blogspot.com/2014/12/tren-dan-tantangan-e-business.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar